Review Transjakarta : Koridor 5 (22/12/2013)

Transjakarta

Antrian di halte Ancol, bus BBG katanya

            Saya pernah bertanya tentang eksistensi hantu Si Manis Jembatan Ancol kepada teman saya yang kebetulan tinggal di daerah yang bersangkutan, dan dia ternyata membenarkan tentang keberadaan cerita mitos tersebut bahkan dia cerita kepada saya masalah kronologi lengkapnya. Jadi dulu memang benar ada gadis cantik yang bernama (atau dijuluki, maaf saya lupa) si Manis karena kecantikannya, hingga pada suatu malam…

            Terlepas dari cerita tersebut, Jakarta Utara memiliki sebuah pantai yang indah dan wahana bermain yang cukup terkenal, Taman Impian Jaya Ancol namanya atau TIJA, hampir mirip dengan singkatan Transjakarta yaitu TiJe. Jika kalian mau mendatangi cerita tempat kejadian horor sekaligus wahana rekreasi tersebut, Transjakarta menyediakan sebuah koridor yang memiliki awal mula rute di sana.

            Kondisi Rute : 50/100

            Terlalu banyak lampu lalu lintas. Itu adalah koridor 5 singkatnya. Apalagi jika sudah memasuki perempatan Angkasa, maka yang berdiri bersiap-siaplah untuk bengkak kakinya karena menunggu warna hijau dari lampu lalu lintas tersebut. Lagipula halte Jembatan Merah seperti menjadi anak tiri, paling menyendiri dari rekan-rekannya, saya ga tau kejadian apa yang sampai hati membuat halte ini seperti ‘marahan’ dengan sekawannya.

            Titik awal rute ini adalah Taman Impian Jaya Ancol, jadi bukan sekedar Ancol biasa, melainkan penumpang diwajibkan membayar tiket masuk wahana rekreasi tersebut jika ingin keluar dari area halte. Atau, penumpang harus membeli tiket kembali dan naik bus lagi dengan jurusan yang baru jika benar-benar ingin keluar halte Ancol. Namun setidaknya ada sebuah tempat kecil untuk keluar dari halte di luar kedua pilihan tersebut.

            Terminal Kampung Melayu adalah titik akhir rute koridor 5 yang dapat menghubungkan langsung penumpang dengan koridor 7 dan 11 gratis (tidak seperti halte Pluit). Perlu dicatat bahwa koridor 5 ada sebuah halte eksotis yang memiliki akses ke JPO dengan menggunakan eskalator, Capitol Park Carolus namanya, terletak di Jalan Salemba.

            Headway : 50/100

            Saya ulangi, lampu… lalu… lintas… Bengkaklah headwaynya. Selesai.

            Ada nafas lega sedikit disini, disediakan koridor lintas bernama 7A dan 7B yang melalui koridor ini sehingga sangat membantu penumpang dalam mengakses halte-halte sepanjang koridor 5 (bahkan koridor 7) dengan cepat kecuali halte Senen Sentral (lewat flyover) dan halte Kampung Melayu (arah PGC, tidak ada pintu akses). Tetapi tetap saja masih banyak keluhan atas penumpukan penumpang di halte Pademangan (saya baca pertama kali halte Pamadegan) hingga ada Inobus dari koridor 11 yang ikut BKO di koridor berangka ganjil ini.

            Oh, juga disediakan monitor posisi bus disini seperti koridor 4 dan 6, namun yaa… yang tercatat hanya JMT saja, LRN tidak. Jadi seakan-akan jumlah bus yang berada di koridor yang berwarna coklat muda (bukan oranye) tersebut hanya bikin orang ogah ‘main’ di sana.

            Kondisi Bus : 80/100

            Dengan identitas lambung JMT atas operator PT. Jakarta Mega Trans dan LRN atas operator PT. Eka Sari Lorena ini, bus gandeng abu-abu yang dioperasikan memiliki kualitas yang baik, dan ada dua tipe bus gandeng disini, Huanghai dan Komodo. Dua-duanya abu-abu, dan dua-duanya memiliki LED announcer display yang sudah tenang di alam sana. Namun Huanghai memiliki LED Eksterior unik yang terdiri dari 3 digit nomor busnya daripada yang biasanya berupa nomor koridor atau rute tujuan. Terlepas dari itu bus-bus tersebut memang memiliki tingkat kenyamanan yang baik.

            Kesimpulan

            Hari-hari libur memang sangat asyik mencoba koridor ini, namun saya lebih suka jika mendapatkan tempat duduk pada bus-bus di koridor 5, dikarenakan ya… tadi, lampu… lalu… lintas… jumlahnya is over 9000!!1!

            Nilai Keseluruhan : 58 / 100

            Nilai Mencoba Kembali : Cukup

One Comment:

  1. Agita Fury Arsiandhi

    Sekarang koridor 7A diganti menjadi 5C dan 7B diganti menjadi 5D, 7A dan 7B menjadi bus pengumpan dengan tujuan:
    7A:lebakbulus-kampung rambutan
    7B:blok m-kampung rambutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Apa tema yang kalian inginkan untuk postingan baru saya selanjutnya?

    Terima kasih atas pilihannya, Anandastoon akan terus berusaha memenuhi keinginan para pembaca yang tercinta. :)