Kisah Nyata Keajaiban Shalat Hajat

keajaiban shalat hajat

Sumber: inet

Saya diceritakan pengalaman ini oleh dosen saya sendiri, bahwa ada teman kenalannya yang bercerita bahwa dia melakukan pinjaman sebesar 60 juta untuk membantu seseorang. Namun tak disangka, seseorang yang telah dibantunya itu hilang tanpa jejak. Jadi ibaratnya, sudah jatuh, tertimpa tangga, tertimpa langit pula.


Sebelumnya mungkin ada beberapa orang yang mungkin mengalami kejadian serupa dengan si Bapak. Saya sebut saja namanya pak Salim (bukan nama sebenarnya) yang akan menjadi tokoh utama dalam kisah yang akan saya jabarkan di sini. Ketika hal itu terjadi, setiap orang maka akan stress menghadapi kenyataan yang sangat tidak menyenangkan ini.

Begitu pun dengan pak Salim, gundah luar biasa membuat dirinya sering melamun dan meratap. Tidak tahu harus kemana untuk menutupi hutang-hutangnya yang sangat tidak sedikit itu. Belum lagi dia selalu diteror oleh debt collector dari bank yang bersangkutan.

Akhirnya ia teringat bahwa dirinya sudah jarang ke masjid. Lalu kemudian di masjid itu dia ditegur oleh seseorang yang sebelumnya tidak dia kenal,

“Ada masalah apa pak? Kok murung?”

“Ah… tidak. Tidak kenapa-napa.” Pak Salim berusaha untuk tegar.

Akhirnya karena mungkin orang tersebut benar-benar serius bertanya, pak Salim mulai bercerita panjang lebar mengenai apa yang sedang terjadi pada dirinya.

“Wah, itu mah kecil pak.” Sahut orang yang mengajak bicara pak Salim tersebut. Responnya sungguh di luar dugaan.

“Hah?!” Pak Salim mengira lawan bicaranya main-main.

“Coba bapak ambil air wudlu dan shalat taubat. Terus shalat hajat.”

Pak Salim kemudian menurut begitu saja. Melakukan apa yang disarankan oleh lawan bicaranya. Selang seminggu kemudian pak Salim bertemu dengan orang yang waktu lalu menyarankan dirinya agar shalat hajat.

“Bagaimana sekarang?” Orang tersebut bertanya.

“Saya rutin melakukan shalat itu, pas hari ke sekian, saya ke bank untuk membayar cicilan hutang saya yang senilai 60 juta.”

Pak Salim melanjutkan ceritanya,

“Teller menyapa saya dengan ramah, dan berkata, ‘Bapak tidak perlu membayar cicilan lagi karena sudah dilunasi oleh seseorang.’ Wah saya kaget luar biasa dan bertanya perihal siapa orang baik hati tersebut.”

Pak Salim melanjutkan ceritanya kembali, “Jawab sang teller justru membuat saya bingung, dia bilang bahwa ada seorang wanita yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku sebagai hamba Allah datang kemari dan melunasi seluruh hutang saya.”


Saya sendiri sangat tertarik akan cerita tersebut dan bertanya kepada dosen saya mengenai kapan dan bagaimana tata cara shalat hajat. Beliau menjelaskan shalat hajat dapat dilakukan kapan saja, asal bukan pada 3 waktu yang terlarang, seperti saat matahari terbit, tengah hari, dan matahari terbenam. Namun untuk saat utama ada yang bilang sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Jumat.

Untuk tata caranya, saya juga diberikan tips agar melakukannya 6 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat jika memang mampu. Syukur-syukur jika memang lebih dari itu hingga 12 rakaat. Namun tidak masalah jika hanya 2 rakaat.


Semenjak saat itu, pak Salim menjadi orang yang senang beribadah di Masjid, terutama shalat berjamaah. Pada akhir cerita, pak Salim bertanya kepada orang yang baik hati telah menyarankan agar dia shalat hajat,

“Bapak, saya mau tahu kenapa waktu itu Bapak bilang bahwa apa yang menjadi masalah saya itu adalah sesuatu yang kecil?”

“Ohhh itu…” Jawabnya, “Saya dulu pernah melakukan pinjaman sebesar 600 juta, kemudian alhamdulillah dapat lunas dengan itu (melakukan shalat hajat).”

“Dan tetangga saya,” Lanjutnya, “Pernah melakukan pinjaman sebesar 1 milyar. Dan bisa lunas karena itu…”


UPDATE: 19/05/2017

Jika kalian masih belum cukup puas dengan kisah di atas, saya menambahkan khusus pengalaman saya sendiri melaksanakan shalat tersebut. Kalian boleh baca di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Apa tema yang kalian inginkan untuk postingan baru saya selanjutnya?

    Terima kasih atas pilihannya, Anandastoon akan terus berusaha memenuhi keinginan para pembaca yang tercinta. :)