Cerita dari Primbon #27: 3 Hantu Pocong Dikamarku

Cerita Dari: Dwi

Hai sobat Primbon, saya mau cerita soal 3 hantu pocong yang ada dirumah saya (kamar saya). Nama saya Dwi, sebelumnya kamar itu gak pernah dihuni, alias jarang ditempati, nah waktu itu umur saya masih 17 tahun klo sekarang 19 thn. Kamar saya ada di atas atau tingkat 2.

Saya coba tidur disana, beberapa jam berlalu, lama kelamaan tidurku terasa tidak nyaman, kemudian saya bangun… coba kalian tebak apa yang saya lihat, di depan saya telah berdiri 2 pocong dengan mata merah dan muka yang seperti habis terbakar atau persisnya hangus dan yang lebih nakutin lagi ada 1 pocong lagi tidur disebelahku.

Karena takut aku tidak berani melihat kesamping tempat pocong itu berbaring disatu kasur denganku. Kedua pocong yang ada didepanku mereka seperti berbicara, seperti orang yang sedang marah2. Tapi saya tidak bisa mendengar apa omongan mereka dan tidak bisa mengerti apa yang mau mereka katakan!! (sepertinya mereka tidak senang tempat mereka diganggu) mereka berusaha mengusirku dan salah satu dari pocong yang ada didepanku ingin menindihku.

Langsung saja aku bangun dan memegang wajahnya, aku fikir tidak akan bisa memegang mahluk halus, ternyata bisa!! Pada saat itu aku langsung mengusirnya dengan ayat2 Al-Qur’an yang aku hafal. Akhirnya mereka pergi juga, tapi yang anehnya pada saat itu aku tidak sama sekali merasakan takut. Oh iya, ternyata muka pocong yang aku pegang itu panas benar2 panas. Kata om ku sih itu karna matanya yang merah menyala seperti api. Semenjak itu banyak kejadian aneh lagi!!! tapi kurasa sekian dulu ya sobat. kalau ada cerita lagi pasti kukirimkan.

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Untuk peningkatan pelayanan Anandastoon kepada para pembaca, apakah website anandastoon.com lambat untuk dimuat? (Pastikan bukan karena faktor koneksi internet yang mungkin sedang lambat)

    Mohon agar setiap saran, komplain, dan keluhan yang dialami oleh para pembaca anandastoon.com agar disampaikan ke anandastoon@gmail.com supaya dapat dijadikan pertimbangan untuk dijadikan sebagai peningkatan pelayanan situs anandastoon.com kepada para pembaca. Terima kasih. :)