Cerita dari Primbon #36: Rambut Orang Mati

Cerita Dari: Martha

Nama saya Martha umur 20 Tahun. Kisah ini bermula pada saat aku menyambung rambutku untuk gaya dan terlihat tampil beda, Pada bulan Maret 2006 aku pergi ke sebuah salon mewah di Jakarta (saya tidak mau sebutkan nama salon itu), saya ingin terlihat cantik dengan menyambung helaian rambut agar terlihat panjang. Saya rela mengeluarkan biaya 5 juta rupiah untuk sambung rambut. Aku tahu bahan rambut yang di gunakan adalah rambut dari manusia asli, awalnya aku tak berfikir dari manakah asal rambut-rambut ini, hampir 4 jam aku berada di salon karena pemasangan rambut ini harus teliti agal hasilnya perfect (sempurna). Setelah aku selesai saya melihat perubahan pada diri saya, seperti bukan diri saya. Entahlah itu mungkin hanya perasaan saya saja. Setiap menit saya selalu membelai-belai rambut baru saya, terasa sangat halus sekali.

Setelah saya pulang dari salon saya pergi ke toilet, kebetulan jam menunjukan pukul 8.30 malam, keadaan toilet sangat sepi sekali dan saya rasa hanya saya yang ada di toilet malam itu. Tiba-tiba saya mendengar suara langkah sepatu dan menuju toilet di sebelah saya, dan wanita itu bersenandung terus selama di toilet. Saya pikir ia sedang senang, lalu saya keluar dari toilet. Dan alangkah terkejutnya saya melihat semua pintu toilet terbuka dan tidak ada siapa pun di luar toilet, tiba-tiba bulu di tanganku berdiri dan berfikir bahwa yang sedang bersenandung itu bukan manusia melainkan… (entahlah saya menjadi takut sekali mengingat kejadian itu) lalu saya bergegas pulang menuju rumah, selama di jalan saya terus melamun dan sangat takut), sesampainya di rumah saya melihat sekor kucing hitam berdiri di depan pagar rumah saya. Alangkah terkejutnya saya dan sayapun semakin takut, saya lagsung bunyikan klakson mobil saya agar orang rumah bukakan pagar untuk saya, saya tidak berani turun dari mobil pada waktu itu dan lucunya saya sempat menangis karena sangat ketakutan.

Setelah saya parkirkan mobil saya lagsung masuk kamar untuk bersikan make up di wajah, dan pada saat saya ber cermin saya mersa terkejut sekali, karena saya merasa itu bukan wajah saya. Spontan saya lagsung lari dan berteriak-teriak memanggil tante saya. Dan pada waktu itu tante saya pun terkejut. “Ada apa Mar? kamu kok ketakutan sekali?” ujar tante saya. Tante saya takut sekali banyak hal ganjil yang saya temui pada hari ini. Lalu saya ceritakan semua kejadian-kejadian tadi pada tante saya, tante saya berkata mungkin hanya halusinasi kamu saja. Tante saya menyarankan malam ini tidur besama dia saja, dan banyak-banyak berdoa.

Pada malam harinya ketika saya tidur dengan tante saya, saya melihat penampakan seorang wanita di sudut kamar, a berkata “Kembalikan lah rambut ku…..” aku spontan terkejut dan lagsung menyalakan lampu lalu sambil menutup wajah dengan bed cover. Waktu menunjukan pukul 01.15 subuh. Akhirnya saya tertidur karena lelah sekali.Tapi tidur tidak sepenuhnya tidur dan masih sedikit tersadar. Tiba-tiba saya merasakan ada yang menarik-narik rambut saya, ketika saya membuka bed cover tepat sekali dihadapan wajah saya nampak seorang wanita menatap wajah saya, persis sekali dengan rupa wajah saya di kaca pada waktu itu dan sayapun teriak lalu pingsan tak sadarkan diri.

Ketika saya sadar waktu sudah menunjukan pukul 08.10 pagi hari dan tanteku membangunkan aku dan menanyakan kejadian pagi itu, lalu aku ceritakan semuanya. Lalu tanteku menyarankan agar kamu potong saja rambut yang telah kamu pakai itu, lalu akhirnya saya turuti perkataan tanteku. Saya gunting rambut saya pagi itu juga, lalu saya masukan ke sebuah kotak dan di kubur di depan halaman rumah. Setelah kejadian pagi itu saya sudah tidak merasakan kejadian yang mengerikan itu lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Saya tertarik membahas mengenai masalah iri hati, jika kalian pernah merasa iri, dalam hal apa?
    • Add your answer

    Vote kalian akan saya buatkan artikelnya. Semoga dapat saling membantu. Terima kasih.