Cerita dari Primbon #44: Ketemu Pocong

Cerita Dari: Rusliana

Hai namaku Rusliana, bisa di panggil oleh teman aku Uci, aku sekolah di SMK YKTB2, kelas 2 AK 2. Pada hari Rabu yang lalu, saya pergi menginap di daerah Ciapus, Bogor, bersama teman-temanku. sejak tiba disana aku dah ngerasa bahwa ada yg gak beres ditempat itu, aku coba bertahan sampai-sampai aku gak berani ngomong sembarangan.

Hari sudah mulai gelap, kami pun pergi ke mesjid untuk sholat bersama teman2 aku, kami memohon kepada Allah supaya di jauhkan dari marabahaya. Sesudah selesai sholat kami ngobrol bersama teman saya, kira-kira jam setengah 12 malam, perut kami merasa lapar, saking laparnya aku terpaksa bersana teman saya berdua pergi ke jalan dan mencari tukang gorengan, eh ternyata tukang gorengan itu gak ada karena dah malam, aku langsung balik lagi ke penginapan, dijalan itu sepi cuman ada kita bertiga, emang sih di sebelah saya ada rumah dan memang ada suara kayaknya orang yg sedang rapat. Tapi pintu rumah itu tertutup rapat.

Tiba-tiba di seberang sana ada yg putih meloncat dari pohon ke bawah, loncatannya itu iih… bikin kita gemeteran, saya berpikir diam, apaan itu yg loncat loncat, eh pocong itu malah diem dan wajahnya itu melihat ke kita dengan tajam, tiba-tiba pocong itu loncat-loncat sejauh mungkin sampai gk kelihatan lagi sama kita, kita semua trauma dan gak berkutik apa-apa, pas kita sadar kami langsung teriak pocong.. pocong.. pocong.. dan kamipun lari dengan terpencar. Sesampai di penginapan kami langsung bercerita tentang itu, eh temen saya gak percaya dan untuk membuktikannya kami pun pergi kesana, dan pocong itu mengikuti kita dari belakang, baru deh temen saya percaya dan pagi-pagi kami lihat tempat itu ternyata KUBURAN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Saya tertarik membahas mengenai masalah iri hati, jika kalian pernah merasa iri, dalam hal apa?
    • Add your answer

    Vote kalian akan saya buatkan artikelnya. Semoga dapat saling membantu. Terima kasih.