Pengalaman Saya Melaksanakan Shalat Hajat

Sumber: inet

Sumber: inet

Setelah saya bahas mengenai keajaiban shalat hajat pada postingan ini, saya juga ingin bercerita mengenai pengalaman saya sendiri yang melaksanakan shalat tersebut.

Adalah saya, yang waktu itu kekurangan uang untuk menambal biaya kuliah yang masih sekitar 3 juta lagi. Pada saat itu proyek saya sedang sepi, saya tidak tahu harus berbuat apa karena saya paling -anti- meminjam kepada orang lain kecuali jika benar-benar terdesak.

Akhirnya setelah mendengar penjelasan dosen saya pada postingan saya sebelumnya mengenai keajaiban shalat hajat yang konon dapat melunasi hutang berjuta-juta hingga berM-M dengan ‘instan’, maka saya tertarik untuk segera melaksanakannya.

Saya melaksanakan berturut-turut selama 8 hari setelah shalat isya sebanyak 6 rakaat. Awalnya berat, percaya dengan saya, awalnya berat karena rasa malas. Namun ternyata keinginan saya untuk melunasi biaya kuliah jauh lebih berat lagi sehingga saya berhasil menjalankan shalat tersebut selama 8 hari berturut-turut.

Pada hari ke-sembilan atau esoknya, saya iseng ke bagian keuangan untuk bertanya berapa lagi sisa uang kuliah saya. Ketika bagian keuangan mengeceknya, ternyata masih tetap 3 juta, belum berkurang sedikit pun. Sejujurnya saya merasa sedikit ‘kecewa’ karena tidak sesuai dengan harapan dan cerita dosen saya itu.

Saya harap kalian tidak berhenti baca postingan saya sampai sini saja.

Namun tahukah kalian, rezeki memang datang tidak pernah disangka-sangka. Well, Allah swt. memiliki cara yang Maha Kreatif untuk memberikan rezeki kepada hamba-hambaNya. Maka dari itu saya yakin akan hal tersebut hingga melanjutkan shalat hajat saja hingga hari yang ke-sebelas sembari menunggu datangnya sebuah keajaiban.

Hingga pada suatu malam, teman saya tiba-tiba menghubungi saya via Whatsapp dan menawarkan sebuah proyek kepada saya. Katanya ada seseorang yang membutuhkan pengerjaan sebuah website amal. Saya pikir mungkin website tersebut hanya menguntungkan saya sekitar 1 juta-an. Namun tidak apa, rezeki tidak boleh ditolak.

Akhirnya saya langsung mengunjungi sang calon klien di rumahnya yang ternyata calon klien tersebut adalah anak dari seorang yang kaya-raya. Bayangkan, rumahnya sangat besar, pintu depannya sangat tinggi, dan akses per lantai tidak menggunakan tangga, tetapi dengan lift! Dan angka diamnya lift tersebut adalah angka 4. Masya Allah.

Calon klien tersebut ternyata masih muda dan masih SMA. Dia butuh sebuah website untuk membuat sebuah proyek demi persyaratan kelulusan sekolahnya. Websitenya adalah website amal untuk anak-anak kanker, yang dapat kalian lihat di sini. Saya hanya berpikir mungkin tidak apa saya hargai 2 juta saja termasuk biaya hosting, dan biaya komisi untuk teman saya tersebut.

Namun ternyata teman saya telah men-deal-kannya di angka 10 juta. Allaahu akbar!

Ya sudah, biaya kuliah saya lunas pada saat itu juga, karena setelah Down Payment atau DP, pada termin kedua sang klien langsung melunaskan semuanya.

Bagaimana? Kalian tertarik untuk melaksanakan shalat hajat? Karena jika selama ini yang kalian dengar hanya sebatas kisah, dan belum pernah mencoba langsung, mengapa tidak segera? Karena saya sudah merasakan keajaiban shalat ini, apakah kalian selanjutnya?

—<(Wallaahu A’lam Bishshawaab)>—

2 Comments:

  1. maaf mas, saya mau nanya tatacaranya bagaimana ya, bacaan surah kedua setelah al fatihah dibaca berapa kali? rakaat ketiga dan sampai rakaat terakhir

    • Terima kasih atas kunjungannya mbak Dewi, tidak perlu meminta maaf. 🙂

      Saya belum pernah mendengar jika ada ‘tata cara khusus’ dalam melaksanakan Shalat Hajat seperti harus membaca surat tertentu dan berapa kalinya.

      Saya hanya melaksanakannya dua rakaat, dua rakaat, dengan bacaan Al-Kaafirun pada rakaat pertama, kemudian Al-Ikhlas pada rakaat kedua. Dibacanya cukup sekali persis shalat sunah lainnya.

      Allah Maha Tahu. Terima kasih. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Apa tema yang kalian inginkan untuk postingan baru saya selanjutnya?

    Terima kasih atas pilihannya, Anandastoon akan terus berusaha memenuhi keinginan para pembaca yang tercinta. :)