Short Urban Legend #12 : Lampu LED

Lampu LED

urban legend by : anandastoon

Selain hemat energi, lampu LED memiliki intensitas cahaya yang cukup terang. Bahkan portable atau dapat dibawa kemana-mana hanya dengan baterai.

Aku dapat dikatakan sebagai pengoleksi lampu-lampu LED, lampu di pagar rumahku saja memakai LED dengan tenaga surya jadi dapat hemat listrik. Aku bahkan sudah tidak mengenal lagi apa itu tubelamp ataupun bohlam. Semuanya serba LED.

Di kamar tidurku, kuhias dinding dengan LED yang berwarna-warni, semuanya berwarna cerah. Tidurku pun menjadi semakin nyenyak.

Namun suatu malam aku dikejutkan oleh bunyi sesuatu hingga aku terbangun. Aku tidak melihat sesuatu kecuali dinding kamarku yang berhiaskan lampu LED yang berwarna-warni, ada merah, kuning, hijau, dan biru.

Aku pikir tadi hanya suara tikus nakal. Jadi aku melanjutkan kembali tidurku.

Namun kemudian keringatku deras mengalir, melumuri ketakutku yang datang tiba-tiba.

Aku memang menyenangi warna cerah, tapi apa menurutmu warna merah adalah warna cerah? Aku tidak ingat ada lampu LED merah di kamarku, apalagi sampai dua buah.

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Untuk peningkatan pelayanan Anandastoon kepada para pembaca, apakah website anandastoon.com lambat untuk dimuat? (Pastikan bukan karena faktor koneksi internet yang mungkin sedang lambat)

    Mohon agar setiap saran, komplain, dan keluhan yang dialami oleh para pembaca anandastoon.com agar disampaikan ke anandastoon@gmail.com supaya dapat dijadikan pertimbangan untuk dijadikan sebagai peningkatan pelayanan situs anandastoon.com kepada para pembaca. Terima kasih. :)