10+ Tips dan Trik Memaksimalkan Akun Instagram

Tips Trik Instagram

Sumber: inet

Saya yakin sebagian besar anak muda tahu sebuah jejaring sosial yang bernama Instagram. Sebuah jejaring sosial yang sangat sederhana ini memang merupakan suatu wadah untuk dapat berkomunikasi satu sama lain lewat gambar-gambar, di mana memang jejaring sosial yang telah diakuisisi oleh Facebook itu ditujukan untuk demikian.

Saya senang hunting foto, bahkan saya baru mengaktifkan kembali akun instagram saya baru-baru ini. Sebagai seorang manusia, adalah wajar jika saya ingin foto-foto saya dilihat orang dan menjadi terkenal. Alhamdulillah, walaupun saya hanya memfollow 15 akun, namun follower saya sudah hampir mencapai 300. Di sini saya akan membagikan tips yang mungkin dapat bermanfaat untuk para pembaca.


Yang paling dasar, tetap posting

Saya yakin kalian sudah tahu pentingnya akan hal ini. Namun sebagai pondasi, ini adalah suatu kewajiban bagi kalian untuk memposting atau mengunggah foto-foto baru dalam interval atau jarak minimal 3 hari sekali, atau paling minimal seminggu sekali. Idealnya adalah sehari sekali.

Bayangkan jika memang di antara follower ada yang menunggu untuk melihat postingan kalian berikutnya, namun kalian tak kunjung posting. Bagaimana perasaannya? Lagipula jika memang kalian tidak memiliki waktu dalam lebih dari 2 minggu untuk melakukan posting, kalian cukup unggah suatu gambar pemberitahuan atasnya. Ini adalah suatu wujud di mana follower kalian akan merasa lebih dihargai dan bersiap menunggu.

Kalian memiliki “Fans” berupa follower, jangan kalian sia-siakan. Jadikan suatu kesempatan untuk lebih dikenal


Hilangkan privasi akun kalian

Harus follow dahulu sebelum dapat melihat foto-foto kalian? Memang seberapa mahal nilai jual yang disematkan oleh foto-foto kalian? Jika memang tidak memiliki alasan yang sangat urgent atau alasan-alasan lain yang dapat diterima, privasi akun kalian justru menjadikan orang-orang malas memfollow akun kalian.

Foto-foto yang sifatnya adalah jepretan bebas atau pemandangan tidak perlu diberikan privasi. Biarkan fotomu dilihat banyak orang dan agar mereka memfollow kalian.

Banyak selebritas yang bukan selebritas, hanya bermodalkan harta banyak dan wajah yang tampan/cantik lewat foto profil seharusnya tidak membuat pancingan dengan membuat privasi agar orang-orang memfollow kalian, karena ingin menjadi terkenal dengan cara seperti itu tidak disukai kebanyakan follower… kecuali jika memang foto-foto kalian tidak ingin disalahgunakan orang lain/dokumentasi pribadi.

Banyak ‘calon Fans’ yang ingin memanjakan mata mereka dengan hasil foto kalian sebelum mereka memfollow kalian


Jangan membeli follower atau like

Kadang saya bingung…

Instagramnya baru aktif, baru memiliki sangat sedikit foto, dan itupun masih banyak yang jauh lebih baik daripada hasil jepretannya, namun memiliki follower yang berkisar ratusan bahkan hingga ribuan. Dari mana followernya itu?

Saya pernah memfollow seseorang yang followernya masih sangat sedikit. Kemudian ketika iseng mengunjungi profilnya kembali, tiba-tiba followernya menjadi ribuan. Saya jujur kaget luar biasa.

Namun semenjak Instagram terhubung dengan Facebook, saya memantau statusnya yang mengatakan bahwa dia baru saja membeli follower. Merasa tidak dihargai, saya langsung unfollow akun tersebut.

Seorang ‘fans’ yang nyata jauh lebih berharga daripada ribuan ‘fans’ yang berada di dunia khayalan. Hargai.


Follow teman-teman Facebookmu sebanyak mungkin

Ketika pertama kali kita mendaftar, pihak Facebook lewat Instagram menyarankan banyak dari teman-teman Facebookmu untuk kamu follow. Jangan dilewatkan kesempatan tersebut, followlah sebanyak-banyaknya.

Jika memang terlewat, cari temanmu dengan mengklik/tap ikon kaca pembesar dan klik/tap tanda add friend di pojok kanan atas untuk kembali menemukan teman-teman Facebookmu untuk difollow. Biasanya, yang difollow akan kembali memfollow.

Jika kalian tidak memiliki Facebook, silakan agar melewati tips ini.

Memfollow teman-teman Facebook hanyalah sebagai bukti bahwa kita juga ada di Instagram.


Saring orang-orang yang kalian follow

Cara ini terdengar agak jahat, tapi coba pikir dua kali, Instagram bukanlah Facebook yang dapat menjalin silaturrahmi dengan orang lain sebanyak-banyaknya. Jika ingin demikian, cukup pakai Facebook, Instagram tidak didesain demikian. Instagram adalah sarana untuk berbagi dari apa yang kita posting berupa foto atau gambar di mana orang lain dapat menikmatinya.

Unfollow seluruh orang-orang yang tidak aktif dan tidak pernah posting foto, atau tidak memiliki follower yang signifikan, maksud signifikan di sini adalah, followernya juga sebagian besar orang yang tidak aktif. Ini untuk ‘membersihkan’ orang-orang yang kalian follow, dan sebagai pembelajaran untuk orang yang tidak pernah aktif di Instagram.

Terkadang optimalisasi dan pemaksimalan fitur memakai cara yang terdengar agak kejam, namun sebenarnya mendidik.


Berikan interval pada setiap postingan

Masih memiliki keterkaitan dengan poin pertama, namun secara lebih spesifiknya.

Jika kalian adalah ‘pecandu’ Instagram, sebenarnya tidak begitu baik untuk mengupload hasil jepretan kalian tiap menit sekali. Cobalah untuk memberikan jeda masing-masing postingan minimal 1 hinggan 3 jam. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada apa yang telah kalian posting agar dilihat dan diberikan like oleh orang-orang.

Segala sesuatu yang memiliki jadwal memang selalu memiliki hasil yang lebih baik


Berikan like selama kalian masih dalam interval postingan

Masih terkait dengan tips sebelumnya, sambil menunggu jeda antar postingan, berikan like sebanyak-banyaknya untuk tanda pagar (tagar) tertentu. Contoh kalian bisa klik atau cari gambar-gambar yang bertemakan pemandangan, transportasi umum, dan lain sebagainya baik dalam atau luar negeri agar diberikan like gambar-gambar tersebut, terutama yang masih memiliki sedikit like padahal fotonya mengangumkan.

Orang yang postingannya dilike beberapa biasanya akan mengunjungi profil kita untuk memberikan like-nya kembali (like for like), dalam beberapa kesempatan, jika mereka menilai foto kalian banyak yang bagus, maka biasanya mereka juga akan memfollow kalian.

Terlebih lagi jika kalian memberikan komentar dan tidak hanya like…

Ada sebab, ada akibat. Berikan sebab baik untuk mendapatkan akibat yang baik.


Follow orang-orang yang senang memberikan like

Sangat direkomendasikan agar memfollow orang-orang yang senang memberikan like. Biasanya dibagian pemberitahuan juga ada bagian untuk melihat aktivitas-aktivitas orang-orang yang kalian follow. Nah, foto-foto yang dilike oleh mereka itulah yang juga kalian berikan like untuk mendapatkan hasil yang sama pada tips sebelumnya.

…Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya… (HR. Bukhari dan Muslim)


Berikan tanda pagar yang berhubungan dengan postingan

Biasakan agar memberikan keterangan pada foto terlebih dahulu sebelum memberikan tagar atau tanda pagar. Hal ini ditujukan untuk membuktikan bahwa kita upload dan posting tidak main-main. Follower akan selalu menilai.

Berikan tagar yang berhubungan juga dengan postingan. Jangan dengan sesuatu yang di luar apa yang kalian posting. Masalahnya banyak orang yang misalnya sedang posting foto di Bandung namun tanda pagarnya adalah #Jakarta. Itu sama saja dengan menipu orang-orang yang ingin melihat-lihat tanda pagar tersebut.

Maksimal pemberian tanda pagar adalah 50, namun efektifnya cukup hingga 30 saja. Kurang diperbolehkan asal tidak berlebih dan ada pengulangan. Contoh tanda pagar yang cukup populer adalah #photooftheday , #pictoftheday , #instadaily , #visitindonesia , dan sebagainya.

Berikan suatu identitas agar lebih dikenali.


Bagikan apa yang telah kalian posting

Instagram memiliki fitur untuk membagikan gambar atau foto yang telah kalian posting ke beberapa jejaring sosial semisal Facebook dan Twitter. Membagikan apa yang telah diposting juga akan memberi tahu teman-teman atau pengikut yang lain bahwa kalian juga memiliki Instagram.

Berbagi itu indah.


Jangan meminta untuk Follback

Jangan pernah meminta orang-orang yang kalian follow untuk balik memfollow kalian kecuali orang-orang yang telah kalian kenal sebelumnya. Hal itu cukup mengganggu sebagian orang. Mungkin saja kalian akan ditandai sebagai spam atau diblokir.

Bukan hal baik untuk pamrih kepada orang yang tidak dikenal


Follow akun-akun yang kemungkinan akan memposting kembali postingan kalian

Senang memfoto pemandangan? Follow akun-akun besar bertema pemandangan yang senang memposting kembali (repost) postingan kalian seperti @zonafotografi, @main_vision, @illgrammers, dan lain sebagainya. Karena biasanya yang berhasil direpost oleh akun yang bersangkutan biasanya para followernya akan mengunjungi profil kalian.

Atau bisa juga melalui tanda pagar yang dapat memancing akun-akun besar untuk melihat postingan kalian. Biasanya ada peraturan-peraturan khusus bagaimana caranya agar foto kalian diposting kembali oleh mereka dengan melihat keterangan di profil mereka.

Maksimalkan orang-orang yang memiliki niat baik.


Segarkan kembali postingan kalian

Beberapa foto yang telah diposting terkadang tidak memberikan hasil yang memuaskan, dari segi efek fotonya, captionnya, atau tagarnya. Sebelum dihapus dan diposting kembali, ada baiknya agar menunggu jarak 1 minggu atau bahkan 1 bulan untuk kembali diposting dengan nuansa atau efek yang berbeda dan lebih baik.

Selain itu, foto yang dipostingkan kembali biasanya akan mendapatkan lebih banyak sorotan dan menghemat stok foto kalian. Namun jangan terlalu sering, karena follower akan mudah merasa bosan.

Orang-orang bijak lebih senang melihat perubahan positif.


Sisanya menyusul…

Jika berkenan, follow akun Instagran saya juga, @anandastoon … hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Apa tema yang kalian inginkan untuk postingan baru saya selanjutnya?

    Terima kasih atas pilihannya, Anandastoon akan terus berusaha memenuhi keinginan para pembaca yang tercinta. :)