Ada 28 huruf Arab (hijaiyah) yang kita kenal untuk membaca Al-Qur'an.
Namun sebenarnya, huruf Arab jauh lebih banyak dari itu.
Bisakah kamu baca huruf Arab berikut?
Kamu bisa baca 0 dari 0 huruf Arab tersebut.
Bagaimana? Lebih banyak yang bisa kamu baca atau yang tidak?
Titik-titik pada Huruf Arab
Mulanya saya sedang melihat-lihat daftar karakter atau Unicode bagian huruf Arab dan saya menemukan rentetan huruf Arab yang belum saya temukan sebelumnya.
Seperti:
- Huruf jim dengan dua titik?
- Huruf ra dengan empat titik?
- Huruf sin dengan enam titik?
Itu semua bagaimana cara bacanya? Apa semuanya benar-benar digunakan?
Saya mencoba menelusuri Wikipedia dan mendata masing-masing huruf Arab yang sebagian besar belum pernah saya jumpai sebelumnya.
Mari kita simak apa saja hasil temuan saya tentang huruf-huruf Arab yang hampir-hampir tidak kita kenal selama ini.
Saya urutkan berdasarkan urutan yang kita kenal.
Misalnya rasm Ø· memiliki 3 huruf yang memiliki titik, yakni Ú dan āĒĢ, serta yang kita kenal, Øļ.
Memiliki titik di atas (),
titik di bawah (), dan
keduanya ().
Sebarannya ada pada grafik berikut:
Ada satu huruf yang memiliki 5 titik (Ý),
dan satu huruf juga yang memiliki 6 titik (Ú).
Bunyi Huruf-huruf Arab Itu
Saya mengelompokkan bunyi-bunyi lewat huruf umum yang paling dekat saja.
- Huruf "N" bisa mewakili bunyi "ng", "ny", dan "n" itu sendiri.
- Huruf "S" mewakili bunyi "s", "sy", "ts", dan "sh".
- Begitu pula dengan bunyi lainnya yang diwakili oleh huruf-huruf seperti "B", "M", "T", "V", dan sebagainya.
Dan itu huruf-huruf ini juga berasal dari beberapa bangsa, bahasa, dan metode:
- Hijaiyah, dengan 28 hurufnya.
- Austronesia: Asia Tenggara, Jawi, Melayu, dan Pegon.
- Balkan: Bosnia, Kroasia, dan Albania.
- India: Arwi dan Dravida.
- Persia: Mencakup Urdu, Punjabi, dan Kurdi.
- Turki: Kazakhstan, Uzbekistan, dan Uyghur.
- Magribi: Negara-negara di Afrika Utara dan Barat.
Mari kita simak hubungan-hubungannya di sini.
Bunyi
Bahasa
Metodologi:
- Karakter huruf Arab saya peroleh langsung dari Wikipedia.
- Data bahasa saya rangkum secara umum.
- Huruf pengucapan saya kelompokkan kepada huruf yang terdekat. Contohnya, bunyi "ng" dan "ny" saya masukkan ke dalam "N".
- Alokasi titik atas dan bawah tidak termasuk urutan titik. Misalnya, huruf dengan dua titik atas, bisa saja horizontal atau vertikal.
- Ada satu huruf Arab yang memiliki titik di tengah, seperti Ú . Titik tengah tersebut saya kategorikan sebagai titik atas.
- Menggunakan font yang bisa menampilkan karakter atau memiliki glyph secara konsisten, karena tidak semua font memiliki karakter huruf Arab tersebut khususnya yang usang bahkan tidak terpakai.
- Data saya sajikan dengan d3.js.
