Sajadah yang Sudah Berubah Fungsi

Bulan Ramadhan tiba-tiba datang merangkul para muslimin yang berbahagia di zaman yang waktu sudah begitu cepat ini. Pintu-pintu masjid dibuka lebar, setiap sajadah yang masih tergulung dihamparkan. Kalian tahu sesuatu yang agung akan datang ketika banyak masjid yang mulai dipasang tirai-tirai (pemisah jamaah pria dan wanita).

Ramadhan pertama dimulai. Setiap orang memakai pakaian terbaiknya. Setiap manusia yang bahkan saya tidak tahu darimana datangnya tiba-tiba mengisi masjid hingga membludak yang tadinya bahkan tiga shaf pun tidak dapat. Begitu juga para wanita, khususnya kaum ibu. Membawa perhiasan shalat terbaiknya demi menyambut datangnya bulan mulia ini.

Iqamat dikumandangkan, setiap orang berdiri dengan suasana haru. Tarawih pertama! Ini adalah tarawih pertama! Imam mulai berpetuah kepada para jamaah sebelum shalat dimulai,

Luruskan shaf kalian, karena meluruskan shaf bagian dari kesempurnaan shalat.
(HR. Muslim 433)

Semua hening, semua diam. Benar, diam di sini adalah hampir tidak ada gerakan apapun dari para jamaah, tidak pula mendengarkan imam. Mungkin petuah imam hanyalah dirasa sebagai pemanis biasa. Hampir tidak ada yang merapatkan barisan, terutama mereka yang membawa sajadah terbaiknya dari rumah.

Padahal di masjid sudah ditebar sajadah-sajadah yang diberi wewangian.

Banyak sajadah yang telah beralih fungsi dari alas shalat menjadi alas ego. Bahkan tidak sedikit orang yang risih ketika orang lain menginjak sajadahnya atau sajadahnya sedikit tertutupi sajadah orang lain.

Seriously, tidak ada orang yang ingin tahu seberapa mahal dan bagus sajadah kalian. Yang diwajibkan adalah menutup celah agar tidak ada ‘yang masuk’ mengisi celah tersebut. Semua shaf menjadi renggang, bahkan sangat renggang karena ego masing-masing membawa sajadah yang besar-besar, terutama kaum wanita yang memang sering terpantau. Kaum pria juga ada, namun tidak begitu banyak.

Jangan karena sajadah, kita menodai hari pertama Ramadhan.

Shaf tidak ingin diluruskan, itu sudah membantah secara terang-terangan anjuran Rasulullah yang disampaikan via lisan imam.

Ego dan keangkuhan berdiri di atas sajadah lebar yang terbentang.

Bahkan tidak jarang yang bersaing sajadah mana yang paling terletak di paling atas. Berlomba-lomba menutupi sajadah yang lain.

Giliran mendapat kesempatan untuk berbagi sajadah, selalu yang bagian kaki yang diberikan pada orang lain.

Jangan sampai sebuah alas suci yang digunakan untuk menunaikan kewajiban mulia, menjadi sebuah sarana untukย  memfasilitasi ego dan keangkuhan orang-orang. Maka shalat di atas tanah mungkin lebih baik jika kenyataannya demikian.

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang seperti itu.


—<(Wallaahu A’lam Bishshawaab)>—

Suka
Komentar
pos ke FB
pos ke Twitter
๐Ÿค— Selesai! ๐Ÿค—

  • Sebelumnya
    Islam Berbicara Soal Tata Kota

    Berikutnya
    Banyak Bertanya dalam Islam, Bolehkah?


  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Minta Komentarnya Dong...

    Silakan tulis komentar kalian di sini, yang ada bintangnya wajib diisi ya...
    Dan jangan khawatir, email kalian tetap dirahasiakan. ๐Ÿ˜‰

    Kembali
    Ke Atas

    Terima kasih telah membaca artikel Anandastoon!

    Apakah artikelnya mudah dimengerti?

    Mohon berikan bintang:

    Judul Rate

    Desk Rate

    Terima kasih telah membaca artikel Anandastoon!

    Dan terima kasih juga sudah berkontribusi menilai kemudahan bacaan Anandastoon!

    Ada saran lainnya untuk Anandastoon? Atau ingin request artikel juga boleh.

    Selamat datang di Polling Anandastoon.

    Kalian dapat iseng memberi polling seperti di Twitter, Facebook, atau Story Instagram. Pollingnya disediakan oleh Anandastoon.

    Kalian juga dapat melihat dan menikmati hasil polling-polling yang lain. ๐Ÿ˜Š


    Memuat Galeri Poll...

    Sebentar ya, Anandastoon muat seluruh galeri pollnya dulu.
    Pastikan internetmu tetap terhubung. ๐Ÿ˜‰

    Asik poll ditemukan!

    Silakan klik salah satu poll yang kamu suka untuk mulai polling!

    Galeri poll akan terus Anandastoon tambahkan secara berkala. ๐Ÿ˜‰

    Judul Poll Galeri

    Memuat poll...

    Sebentar ya, Anandastoon memuat poll yang kamu pilih.
    Pastikan internetmu tetap terhubung. ๐Ÿ˜‰

    Masih memuat ~

    Sebelum memulai poll,

    Anandastoon ingin memastikan bahwa kamu bukan robot.
    Mohon agar menjawab pertanyaan keamanan berikut dengan sepenuh hati.
    Poll yang 'janggal' berpotensi dihapus oleh Anandastoon.
    Sebab poll yang kamu isi mungkin akan bermanfaat bagi banyak orang. ๐Ÿค—

    Apakah nama hari sebelum hari Kamis?

    Mohon jawab pertanyaan keamanan ini. Jika jawaban benar, kamu langsung menuju pollnya.

    Senin
    Rabu
    Jumat
    Sabtu

    Atau, sedang tidak ingin mengisi poll?

     

    Wah, poll telah selesai. ๐Ÿค—

    Sebentar ya... poll kamu sedang di-submit.
    Pastikan internetmu terhubung agar dapat melihat hasilnya.

    Hasil poll ๐Ÿ‘‡

    Menunggu ~

    Ups, sepertinya fitur ini masih dikembangkan Anandastoon

    Di sini nantinya Anandastoon akan menebak rekomendasi artikel yang kamu inginkan ~

    Heihei maihei para pembaca...

    Selesai membaca artikel Anandastoon? Mari, saya coba sarankan artikel lainnya. ๐Ÿ”ฎ

     

    Ups, sepertinya fitur ini masih dikembangkan Anandastoon

    Di sini nantinya kamu bisa main game langsung di artikelnya.

    Permainan di Artikel

    Bermain dengan artikel yang baru saja kamu baca? ๐Ÿ˜ฑ Kek gimana tuh?
    Simpel kok, cuma cari kata dalam waktu yang ditentukan.

    Mempersiapkan game...

    Aturan Permainan

    1. Kamu akan diberikan sebuah kata.

    2. Kamu wajib mencari kata tersebut dalam artikel.

    3. Kata yang ditemukan harap diblok atau dipilih.
    Bisa dengan klik dua kali di laptop, atau di-tap dan tahan sampai kata terblok.

    4. Terus begitu sampai kuota habis. Biasanya jumlahnya 10 kuota.

    5. Kamu akan berhadapan dengan waktu yang terus berjalan.

    6. DILARANG Inspect Element, CTRL + F, atau find and replace. Juga DILARANG berpindah tab/windows.