Diari #7: Bulan-Bulan yang Bernyanyi

Bulan yang Bernyanyi

Bulan-bulan yang bernyanyi
Di atas singgasana langit mereka menari
Tak pikirkan gulita mereka payungi
Menyingkap dosa yang tertutupi hari

Bulan-bulan masih bernyanyi
Tak tampak lelah mereka menari
Sebuah keagungan nuansa dari Ilahi
Mengungkap jawaban yang terselimuti bumi

Tidak dengar kah suara bulan-bulan yang bernyanyi?
Tidak lihat kah gerakan bulan-bulan yang menari?
Sudah terlalu sibuk setiap penghuni
Sudah banyak diabaikan panggilan alami

Bulan-bulan itu akan tetap bernyanyi
Terus menari di atas kepala muda-mudi
Di setiap prestasi, di setiap destinasi
Akankah segala keasrian dapat terus abadi?


AST2018

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *


  • Ingin me-request sesuatu untuk saya bahas/saya posting? Saya akan pertimbangkan saran pembaca semuanya. Saya membuka saran kalian di kategori jalan-jalan, atau masalah sosial, atau cerita horor. Pastikan tidak spam, promosi, atau request konten dewasa.

    Isi request kalian di sini:

    Surel Anda (wajib)

    Apa yang ingin Anda request, sebuah deskripsi singkat (wajib)

    Terima kasih. :)