Wisata Air Terjun

urban legend by : anandastoon

Air terjun kini menjadi salah satu wisata favorit kekinian sehingga aku dan pacarku mencoba mengunjungi salah satu darinya. Aku tahu salah satu air terjun yang cantik namun belum terjamah banyak orang sehingga cocok untuk pasangan muda-mudi yang ingin menyendiri seperti kami.

Setelah satu jam perjalanan dengan berjalan kaki dari tempat parkir, kami menemukannya. Perempuanku ini termasuk orang yang tangguh, jadi dia sedikit mengeluh sepanjang perjalanan.

Karena bukan hari libur, tempat ini benar-benar sepi. Pacarku langsung menyiapkan baju mandi dan langsung menyelam. Sementara aku hanya membuka sepatu dan menikmati sejuknya kolam yang dibentuk oleh sungai di area air terjun.

Sudah satu jam, pacarku tidak kembali. Kemana dia? Sekeliling kosong tidak ada orang, tidak ada yang bisa dimintai bantuan.

Baguslah, dia ada di bawah kakiku sekarang, kutahan kepalanya di dalam air. Gelembung-gelembung terus bermunculan dalam air hingga tidak ada lagi. Selamat tinggal pacar yang akan menjadi mantan selamanya…

  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


    Diskusi dengan Anandastoon


    Anandastoon baru saja buat forum untuk diskusi dengan sesama pembaca. Temanya banyak, mulai dari pengalaman horor, menarik, travelling, curhat, tanya jawab, programming, dan lain sebagainya. Mari kunjungi Forum Anandastoon

  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Kembali
    Ke Atas
    Mode Gelap