Teman Sekamar

urban legend by : anandastoon

Hari Minggu ini seharian aku tidur-tiduran bersama teman seasramaku, kami hanya berdua di asrama ini karena yang lain sedang pulang ke rumah mereka masing-masing. Sore itu aku habiskan waktuku dengan bermain HP sepanjang hari. Kulihat temanku masih tidur jadi aku abaikan.

Samar-samar kudengar pintu depan terbuka, maksudku, ada seseorang yang membukanya. Suara langkahnya sepertinya menuju tangga lantai atas tempat kami berada. Aku yang ketakutan mencoba beranjak dari kasur untuk membangunkan temanku, namun sebelum aku melakukannya, aku mendengar sebuah suara dari langkah kaki itu berasal.

“Nadia, coba lihat apa yang aku belikan untukmu!” Itu suara temanku.

Bersamaan dengan itu, selimut di kasur temanku tiba-tiba mengempis dengan sendirinya.

  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


    Diskusi dengan Anandastoon


    Anandastoon baru saja buat forum untuk diskusi dengan sesama pembaca. Temanya banyak, mulai dari pengalaman horor, menarik, travelling, curhat, tanya jawab, programming, dan lain sebagainya. Mari kunjungi Forum Anandastoon

  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Kembali
    Ke Atas
    Mode Gelap