Mampir Ke Rumah Teman

Yes, cerita horor, lagi-lagi cerita horor. Kali ini datang dari partner kerja saya. Seorang pria yang sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak.

Rumah partner kerja saya memiliki satu halaman belakang yang terkurung rumah lainnya, dua buah pintu masuk di depan, yaitu pintu ruang tamu/utama dan pintu dapur, semuanya menghadap ke jalan. Rumahnya juga memiliki garasi yang langsung mengarah ke pintu dapur.

Pernah suatu siang, sang istri sedang membuat kue di dapur. Pada saat itu mobil sedang tidak ada karena dipakai oleh partner saya tersebut sehingga pemandangan dari jendela dapur langsung ke jalan raya karena tidak terhalang mobil. Namun karena jendelanya dipasang gorden berjenis blind, pemandangan ke luar dari dalam menjadi sangat terbatas.

Di tengah-tengah keasyikannya, sang istri merasa bahwa ada orang yang sedang memperhatikannya di luar. Ia melihat dari samping penglihatannya ada seseorang yang berdiri di luar jendela sedang diam mematung. Cahaya dari luar sedikit terhalang dengan ‘kehadiran’nya.

Sang istri menoleh ke arah jendela, bersamaan dengan itu seseorang tersebut langsung berjalan ke arah pintu depan. Dia berpikir bahwa itu adalah suaminya, yakni partner saya itu. Tetapi ia tetap yakin bukan. Sosok tersebut hitam kurus seperti manekin hitam yang berada di pusat-pusat perbelanjaan.

Tidak lama kemudian, anaknya yang sedang di ruang tamu melapor kepadanya bahwa ia tadi melihat ada orang hitam berjalan menuju pintu dan menghilang. Tidak ada siapa pun diluar. Jadi, sang istri beserta anaknya berjalan ke ruang tamu ingin membuka pintu depan untuk memastikannya kembali.

Saat berjalan, ia justru menyaksikan sendiri, sebuah pencukur rambut di atas meja bergerak dengan cara berbolak-balik dengan sendirinya. Pencukur tersebut bergerak maju dengan cara berbolak-balik antara sisi atas dengan sisi bawah, berguling dengan cara yang sangat kaku.

Dia juga sempat melihat miniatur alat berat proyek seperti eskavator dan bulldoser berjalan sendiri di dalam maket kaca.

Dan bahkan suatu hari ketika sepupunya sedang menggunakan kamar mandi tamu, tiba-tiba ia menjerit karena saat ia menoleh ke belakang, sebuah sosok seperti manekin hitam dengan mata yang merah melotot kepadanya terpampang jelas di hadapannya.

Sebenarnya tidak sering ada gangguan yang terjadi di rumahnya, sekalipun ada hanyalah pergerakan benda kecil dan sebentar seperti tempat untuk menaruh handuk yang bergerak perlahan sedikit demi sedikit atau sebuah celana dalam terlempar dari lemari dengan sendirinya. Tetapi kejadian ‘manekin hitam’ tersebut menjadi salah satu yang cukup mengganggu di rumahnya.

  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


    Diskusi dengan Anandastoon


    Anandastoon baru saja buat forum untuk diskusi dengan sesama pembaca. Temanya banyak, mulai dari pengalaman horor, menarik, travelling, curhat, tanya jawab, programming, dan lain sebagainya. Mari kunjungi Forum Anandastoon

  • 2 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    1. Wah maaf Karen baru balas komentarnya setengah tahun kemudian hehe…
      Jika kamu punya pengalaman horor, dapat diceritakan juga di sini ya… terima kasih. 🙂

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Kembali
    Ke Atas
    Mode Gelap