Aku Senang Minum Kopi

urban legend by : anandastoon

Robusta, Arabika, Kopi Sumatra, dan yang lainnya. Kau boleh menyebutku sebagai orang yang ahli kopi atau apapun, karena aku paham bagaimana detail rasanya, serta tingkat keasamannya.

Sejujurnya aku tadinya tidak suka kopi, namun aku menyenanginya semenjak aku terpaksa memilih shift malam sebagai petugas keamanan. Kau sudah tahu bahwa kafein dapat menghilangkan kantukku.

Siangnya aku gunakan untuk tidur di kontrakan baruku, dan itu pun hanya beberapa jam ketika tengah hari sebelum aku berangkat lagi ke kantor. Itulah mengapa kantung mataku semakin menghitam. Untuk menahan kantuk ketika malam, kantor sudah menyediakan kopi gratis bermacam-macam untuk para petugas malam. Betapa baiknya kantorku ini.

Aku hanya pernah tidur malam nyenyak di kontrakanku sekali saja. Dan itu nikmat. Kasur yang empuk, udara yang sejuk, sempurna. Sampai tiba-tiba banyak suara tawa dan teriakan datang dari luar diirigi suara garukan di jendela dengan sangat cepat tanpa henti.

Aku mencintai pekerjaan malamku semenjak itu. Dan kopi, mana kopi?

  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


    Diskusi dengan Anandastoon


    Anandastoon baru saja buat forum untuk diskusi dengan sesama pembaca. Temanya banyak, mulai dari pengalaman horor, menarik, travelling, curhat, tanya jawab, programming, dan lain sebagainya. Mari kunjungi Forum Anandastoon

  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Kembali
    Ke Atas
    Mode Gelap