Short Urban Legend #8 : Kuntilanak

Kuntilanak

urban legend by : anandastoon

Malam itu aku sendirian di rumah selama tiga hari. Keluargaku sedang ada urusan keluarga di luar kota. Pada malam pertama, aku entah kenapa tidak dapat tidur. Jam menunjukkan pukul 11 malam.

Samar-samar aku dengar suara ciap-ciap ayam di jalan seberang rumah, seberang jendela kamar tidurku.

Namun semakin lama semakin terdengar seperti suara tertawa, suara yang semakin jauh dan jauh. Di saat itu aku tiba-tiba merinding hebat, tidak ingin membuka mata apapun yang terjadi.

Paginya ketika aku terbangun, aku teringat kata orang yang beberapa dari kalian juga pernah dengar, “Suara yang kudengar itu adalah suara kuntilanak, yang jika semakin jauh, berarti dia semakin dekat.”

Dia mungkin tahu aku belum tidur. Dan aku masih harus melewati dua malam lagi.

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *


  • Ingin me-request sesuatu untuk saya bahas/saya posting? Saya akan pertimbangkan saran pembaca semuanya. Saya membuka saran kalian di kategori jalan-jalan, atau masalah sosial, atau cerita horor. Pastikan tidak spam, promosi, atau request konten dewasa. Atau bisa juga request fitur blog atau bahkan komplain.

    Isi request kalian di sini:

    Surel Anda (wajib)

    Apa yang ingin Anda request, sebuah deskripsi singkat (wajib)

    Terima kasih. :)