Biasa Saja

urban legend by : anandastoon

Aku bernama Wisnu, seorang pekerja pabrik berusia 30an. Dia adalah istriku, Sabrina. Dia membuatkanku sarapan yang benar-benar nikmat setiap pagi. Aku selalu berangkat ke tempat kerjaku dengan bekal makan siangnya. Sungguh seorang istri yang sangat ideal.

Setiap malam aku pulang dari pabrik, hasrat yang kurindukan untuk melihat wajah dan memeluk Sabrina terlalu sayang untuk tidak diluapkan, mengingat makan malam yang disediakannya selalu benar-benar membuat aku tidak ingat bahwa aku pernah lelah bekerja.

Meski kami belum memiliki seorang anak, namun kebahagiaan yang selalu kami rasakan cukup untuk menambal rasa sedih tersebut. Kami hanya bisa optimis sepanjang waktu.

Hari-hari berikutnya kulalui dengan biasa saja. Cerita ini membosankan, aku harus memikirkan hal lain yang lebih menarik. Aku melempar Sabrina dan Wisnu ke pojok ruangan. Aku memeriksa stok mayat yang kuawetkan untuk mengganti cerita. Bermain wayang orang dengan manusia asli, dan akulah dalangnya. Menarik bukan?

  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


    Diskusi dengan Anandastoon


    Anandastoon baru saja buat forum untuk diskusi dengan sesama pembaca. Temanya banyak, mulai dari pengalaman horor, menarik, travelling, curhat, tanya jawab, programming, dan lain sebagainya. Mari kunjungi Forum Anandastoon

  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Kembali
    Ke Atas
    Mode Gelap