
Penuh Kawah: The Canary Islands, Lanzarote
Canary Islands atau Kepulauan Canary, yang ada di provinsi Las Palmas, itu masih dalam wilayah negara Spanyol, meski lokasinya persis di sebelah Maroko di benua Afrika sana.
Meski kepulauan, tapi pembahasannya saya mau fokus kepada satu pulau saja.
Pulau Lanzarote, yang menyita perhatian saya setelah saya mengganti ke mode medan atau Terrain di Google Maps.
Jerawatnya ajegile di itu pulau! 😱

Waktu itu pernah dalam seri yang sama saya bahas segerombolan gunung berapi aktif di kawasan Gurun Atacama di Chili. Maksudnya, bruntusannya mirip.
Bedanya, mabes gunung api yang ada di Chili itu semuanya masih aktif dan tinggi-tinggi. Kalau di Lanzarote ini semua gunungnya pendek dan udah nggak aktif, alias lagi pada bobok panjang semuanya.
Kenapa kok beruntusannya bisa separah itu?
Kata simbah Google yang nyaplok sumber dari mana-mana, Lanzarote itu sebenernya kayak Hawaii yang merupakan pulau gunung berapi yang nyembul dari dasar laut. Gunung berapinya begitu endudh (shield volcano) sehingga menimbulkan pulau yang lebar.
Sebentar, yang namanya pulau dari gunung berapi yang menyembul dari laut kayak pulau Gunung Anak Krakatau, pastinya Lanzarote punya kawah kan ya?
Yep, betul banget. Cuma… Lanzarote ini beda sendiri, nggak kayak pulau gunung berapi pada umumnya seperti Hawaii yang kawah gunung berapinya jelas di tengah-tengah pulau seperti Mauna Loa atau Mauna Kea.
Uniknya, tipe erupsi gunung yang menjadi pulau Lanzarote ini berjenis erupsi rekahan (fissure vent). Jadinya kawahnya nggak cuma terpusat satu (yang saya nggak tau di mana), melainkan kawahnya muncul berjejer di sepanjang rekahan atau retakan.
Kalau kita lihat gambar barusan di atas tadi, banyak kawahnya seolah berjejer dalam beberapa garis lurus. Ya itu pola rekahannya.
Kawahnya itu sendiri karena gunungnya udah nggak gerak lagi, isinya kebanyakan nggak ada apa-apa.

Ya nggak lebih cuma cekungan besar aja yang menandakan bahwa dulu pernah ada kejadian muntah lahar lho di sana.
Nah, sekarang mari kita lihat gimana POV orang yang hidup di Lanzarote itu.


Yep, mereka hidup berdampingan dengan kawah-kawah asli habitat sana.
Gimana ya rasanya? Kemana mata memandang, di sana muncul jerawat-jerawat bumi yang nggak tinggi-tinggi banget.
Tapi asik seenggaknya ada yang bisa didaki.
Maksudnya, meski pulau gunung berapi tapi ternyata gunungnya nggak cuma satu, tapi buanyak banget. Bahkan pemandangan dari pantai lepasnya saja keliatan jelas koloni kawah-kawah tersebut.

Pantainya pun banyak yang tersusun dari bebatuan hitam hasil lahar yang membeku, yang mana sudah jadi ciri khas pulau gunung berapi lah ya.
Nah, karena fitur topologi yang aneh dan nggak biasa ini, Spanyol cerdas untuk menjadikan daerah otonom atau daerah istimewa kepulauan Canary ini sebagai daerah wisata.
Jadi turis yang berkunjung disediakan bus yang beroperasi hingga 30 rute seantero pulau Lanzarote.
Keren ya. Bisa kenyang mengonsumsi kawah-kawah gunung dari jendela bus.

Semuanya seolah sudah dikelola dengan sepenuh hati. Seluruh aspeknya dari mulai tebing batu, geyser atau mata air panas yang menyembur, mendapatkan perhatian serius dari pemerintahnya.
Apalagi Canary Island ini cukup jauh dari negara induknya, yakni Spanyolnya itu sendiri.
Baik turis dan akamsi masing-masing jadi punya katalog kawah berlimpah untuk didaki biar nggak pernah bosen. Mirip-mirip saya yang punya katalog kafe berlimpah di Jabodetabek untuk WFC.
E… e… kok ya disamain? 🤭



Copyright: Google Maps & Kontributor Google Foto