Short Urban Legend #22 : Dear Diary

Dear Diary

urban legend by : anandastoon

06 November 2014

Dear Diary, saya tidak tahu bagaimana. Namun teman sekelasku, yang baru saja datang dari luar negeri, tiba-tiba kejang-kejang di kelas kemudian mengeluarkan busa dari mulutnya. Tak lama, dia meninggal.

08 November 2014

Ini adalah saudara jauhku, yang tertabrak kereta hingga terpisah seluruh anggota tubuhnya ketika dia akan mengunjungi keluargaku. Benar-benar suatu hal yang sangat tragis. Jenazahnya akan dimakamkan malam ini.

09 November 2014

Masih belum selesai dengan urusan saudaraku, kini tetangga kami tiba-tiba diserang perampok pada malamnya dan ditusuk secara membabi buta hingga dia ditemukan tewas di rumahnya sebelum pagi. Malang sekali.

11 November 2014

Oh Tuhan, mengapa minggu ini banyak orang-orang yang aku kenal meninggal dengan cara yang memilukan. Bahkan kini, teman alumni SMAku harus menemui ajal di jurang sewaktu melakukan hiking di Gunung Arjuna. Kondisinya mengenaskan, badan dan kepalanya tertancap akar-akar tajam yang mencuat di dasar jurang. Aduh, naas betul.

13 November 2014

Sekarang apa lagi? Mantan kekasihku ditemukan tewas tergilas mesin di tempat dia bekerja. Jenazahnya hampir-hampir tidak dikenali lagi. Mengapa semakin banyak orang-orang yang kukenal tewas dengan tragis? Apa karena aku menulis diari ini sebelum hal-hal itu terjadi?

15 November 2014

Aku begitu kesal dengan pamanku, ingin aku tulis apa ya tentangnya hari ini?

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *


  • Ingin me-request sesuatu untuk saya bahas/saya posting? Saya akan pertimbangkan saran pembaca semuanya. Saya membuka saran kalian di kategori jalan-jalan, atau masalah sosial, atau cerita horor. Pastikan tidak spam, promosi, atau request konten dewasa.

    Isi request kalian di sini:

    Surel Anda (wajib)

    Apa yang ingin Anda request, sebuah deskripsi singkat (wajib)

    Terima kasih. :)