Kesendirian

oleh: anandastoon

Beginilah hidupku, di tengah kesendirian. Belum menikah, meski sudah memasuki usia 30. Setiap hari hanya hidup di depan komputer mengerjakan apapun yang bisa aku kerjakan. Selesai dari pekerjaanku, aku hanya dapat berbaring, menatap langit-langit yang tidak memiliki bintang. Aku hanya menunggu sebuah kebosanan yang aku harap dapat membunuhku.

Setiap hari aku melakukan hal yang sama, tanpa memiliki rekan kerja yang dapat diajak untuk melakukan travel seperti beberapa orang yang aku lihat di dunia luar. Rumah yang berantakan, kasur yang bau, dan beberapa perabotan yang telah usang selalu setia menemani hari-hariku yang bahkan aku tidak dapat mendeskripsikan bagaimana kelamnya.

Aku bosan! Titik!

Aku mematikan komputerku di tengah kesibukanku. Berjalan keluar menuju minimarket terdekat. Bukan untuk berbelanja, melainkan untuk menarik uang dari ATM yang berada di dalamnya.

Berapa saldoku yang tersisa? Oh, 5 milyar rupiah. Aku menariknya sebagian untuk membeli narkotika.

Suka
Komentar
pos ke FB
pos ke Twitter
  • Selesai membaca? Jangan pergi dulu! 😉

    Minta waktunya sebentar dong, plis sebentaaarrr doang. Gak sampe 5 menit saya janji. Anandastoon minta saran dan komplain kalian di formulir berikut untuk membuat situs ini menjadi lebih baik. Komplain kalian sangat berarti bagi Anandastoon. Makasih ya sebelumnya.
    Oiyak! Untuk melihat apakah saran kalian didengar Anandastoon atau tidak, bisa cek ke halaman penerapan komplain berikut...


  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Kembali
    Ke Atas