Ikon Legendaris

Pas waktu siang, saya lupa kapan, saya tiba-tiba keingetan sesuatu, wondering.

Saya bertanya-tanya, kenapa ya desain-desain sekarang banyak yang flat? Kalau kata orang-orang sih biar lebih modern dan minimalis. Tapi jadinya banyak yang bilang desainnya jadi boring dan gak punya jiwa.

Terus ada yang nyentil katanya kalau semakin flat logo perusahaan, berarti semakin sedikit variasi warna yang pastinya bisa bikin biaya printing jadi lebih murah dong ~

Begitu juga sama ikon-ikon aplikasi. Saya sampe inget banget zaman-zaman ikon Instagram jadi kontroversi karena dari kamera di ikonnya seakan disetrika terus dipilok sama bocah.

Yah, dari mulai 2017 ke atas, ikon-ikon aplikasi jadi pada pipih gitu deh, kayak abis ketumbuk sama gak sengaja masuk mesin giling. Coba deh liat ikon-ikon Windows 10.

Untungnya Windows 11 seenggaknya ada tambahan gradasi seakan karyawannya paham kalau logo yang terlalu flat begitu bikin gerah.

Cumaaa… saya jadi kangen sama ikon-ikon app jadul yang entah kenapa kerasa banget nostalgianya.

Emang sih ikonnya kompleks tapi… jadi legendaris. Makanya ayuk kita buka lagi lembaran-lembaran itu.

Saya cuma sediain galeri-galeri beberapa skrinsut atau kumpulan ikon jadul yang mungkin kalian sempet ada di masa itu.

Mana gambar-gambar kumpulan ikon yang paling ngeklik di batin kalian?


Ikon Legendaris

Ini masa-masa Windows 95, atau 98, saya lupa. Yang pasti nempel banget di kepala saya pas abis pulang sekolah itu pasti langsung buka MS. Paint.
Logonya walaupun masih pixelated, tapi nggak flat. Kalian bisa lihat ada shading atau pencahayaan yang bikin logonya keliatan 3D.

Ikon Legendaris

Beuh! Nostalgia menggila!
Mungkin saya udah gak bakal liat ikon-ikon cerah ceria nan imajinatif itu, tapi mereka masih bakal njleb di sanubari saya.

Ikon Legendaris

Ya ampun saya udah pernah nyoba semuanya kayaknya. Microsoft bener-bener seniat itu bikin satu pack.
Favorit saya Chip’s Challenge sama Rattler Race. Maxwell’s Maniac dan Jeez Ball juga sukses bikin saya teriak-teriak. Skifree bikin jumpscare beruangnya. Terus Fuji Golf sama Pipedream, plis jangan sentuh-sentuh itu, udah selamanya jadi nostalgia saya.

Windows XP!!! OS sejuta umat!
Yang suka ke warnet dulu saya yakin bakal kegampar abis sama kumpulan ikon-ikon di atas.
Secara, Microsoft bener-bener berani rombak ikonnya jadi revolusioner. Dari pixelated jadi total 3D yang manis.

Ikon Legendaris

Daannn sepaket sama MS. Officenya yang logo appnya mulai keliatan gagah dan berkilau.
Logo Word, Excel, sama Powerpointnya punya cerita masing-masing di kehidupan saya.

Ikon Legendaris

Lalu ke Windows Vista.
Meski saya gak pernah pake OSnya, tapi dari sini Microsoft bikin ikon-ikon appnya jauh lebih kinclong a.k.a glossy!

Ikon Legendaris

Lalu ke Windows 7. Setelah gagalnya Vista, Windows 7 kembali lagi jadi OS sejuta umat bahkan banyak yang bilang kalau ini adalah OS terbaik yang pernah ada.
Beberapa orang susah moveon.
Sama. Saya juga susah moveon sama desain ikon kinclongnya. Kenapa gak ada lagi yang bikin ikon kayak gitu?

Daannn sepaket sama kumpulan ikon legendaris MS. Officenya. Saya gak nyangka kalau itu bakal jadi batas terakhir saya bernostalgia, soalnya desain Windows 8 bener-bener mental, gak ada ruang buat saya kenang.

Dari tadi Windows melulu, apa ada kumpulan ikon-ikon HP?

Ikon Legendaris

Yep, pengguna ponsel sejuta umat, Nokia yang bentuk HPnya super kreatif yang kadang nyusahin (tapi saya gak pernah denger komplen dari bentuknya yang aneh-aneh itu).
Ini adalah tampilan tatapmuka (UI) dari Symbian generasi-generasi awal yang masih pixelated.

Kameranya juga masih VGA. Tapi tahun 2004 dulu bener-bener jadi barang super mevvah.

Ikon Legendaris

Nih, ada skrinsut yang lebih ‘klin’.

Btw lebar skrinsutnya emang cuma segitu aja. Zaman dulu ukuran layarnya emang beneran cuma 320 x 240 piksel.
Bahkan HP saya yang udah s60v3, layarnya cuma 208 x 208 piksel.

Ikon Legendaris

AAAAAAA! NOSTALGIA TO THE MAX!
Masa-masa SMA saya bisa dirangkum di skrinsut di atas. Saya suka banget sama ikon-ikon appnya yang ‘berani’ untuk di-3D-kan.
Lagi, kenapa desainer jaman now udah gak lagi bikin ikon kayak gitu?

Ikon Legendaris

Stop. Symbian 60v3 itu pernah jadi bagian dari hidup saya.
Permainan sama appnya, meski di tengah keterbatasan, tapi masih banyak yang wah.
Saya inget aplikasi PaintCAD, app J2me, tapi bikin saya jadi super kreatif. Canva minggir!

Ikon Legendaris

Terus ke Symbian 60v5. Meski saya gak pernah punya HPnya, tapi itu udah jadi generasi terakhir Symbian.
Ikon-ikon appnya udah lebih jinak 3Dnya.

Btw dari tadi Nokia mele… Ada yang lain gak kayak Sony Ericsson?

Ikon Legendaris

Ada dong! Beuh, duaccyaat!
Ikonnya kompleks, tapi kekompleksan ikon itu yang justru berkesan. Mungkin karena desainernya emang paham desain, jadi komplektivitas ikonnya gak sekedar kompleks aja.

Yang pernah pake Sony Ericson ngacung! Saya gak pernah pake, tapi saudara saya banyak beud.
Seinget saya ada permainan legendaris Rollercoaster Tycoon gak salah yang bikin saya dan sekelas jerit-jerit pas mainin game bertema rolerkoster.
Joynya masih pure dan innocent ~

Ikon Legendaris

Nah pas zaman iPhone udah muncul. Ikon-ikonnya jujur masih bikin saya terkesima.
Katanya ikon glossy kayak gitu disebut dengan skeuomorphism, atau ikon yang punya pencahayaan dan desain yang lebih mirip dunia nyata.

Nah baru deh pas Android ini, saya mulai gak lagi peduli sama ikon-ikon aplikasi.
Jadi jangankan ganti tema, saya aja udah gak tertarik lagi bahas ikon yang udah mulai pada flat begitu.

Suka
Komentar
pos ke FB
pos ke Twitter
๐Ÿค— Selesai! ๐Ÿค—
Anandastoon punya kumpulan game dan beragam interaktif asik lho.
Kalau mau meluncur, klik di sini. ๐ŸŽฎ๐Ÿ’ 

  • Sebelumnya
    Top 5 Sumber Inspirasi

    Berikutnya
    Acara Spacetoon Indonesia Tahun 2008-an


  • 0 Jejak Manis yang Ditinggalkan

    Minta Komentarnya Dong...

    Silakan tulis komentar kalian di sini, yang ada bintangnya wajib diisi ya...
    Dan jangan khawatir, email kalian tetap dirahasiakan. ๐Ÿ˜‰

    Kembali
    Ke Atas
    Pakai tema nostalgia

    Sebentar ya... Anandastoon ganti kulit dulu hehe... ๐Ÿคญ
    Menerapkan tema

    Terima kasih telah membaca artikel Anandastoon!

    Apakah artikelnya mudah dimengerti?

    Mohon berikan bintang:

    Judul Rate

    Desk Rate

    Terima kasih telah membaca artikel Anandastoon!

    Dan terima kasih juga sudah berkontribusi menilai kemudahan bacaan Anandastoon!

    Ada saran lainnya untuk Anandastoon? Atau ingin request artikel juga boleh.

    Selamat datang di Polling Anandastoon.

    Kalian dapat iseng memberi polling seperti di Twitter, Facebook, atau Story Instagram. Pollingnya disediakan oleh Anandastoon.

    Kalian juga dapat melihat dan menikmati hasil polling-polling yang lain. ๐Ÿ˜Š


    Memuat Galeri Poll...

    Sebentar ya, Anandastoon muat seluruh galeri pollnya dulu.
    Pastikan internetmu tetap terhubung. ๐Ÿ˜‰

    Asik poll ditemukan!

    Silakan klik salah satu poll yang kamu suka untuk mulai polling!

    Galeri poll akan terus Anandastoon tambahkan secara berkala. ๐Ÿ˜‰

    Judul Poll Galeri

    Memuat poll...

    Sebentar ya, Anandastoon memuat poll yang kamu pilih.
    Pastikan internetmu tetap terhubung. ๐Ÿ˜‰

    Masih memuat ~

    Sebelum memulai poll,

    Anandastoon ingin memastikan bahwa kamu bukan robot.
    Mohon agar menjawab pertanyaan keamanan berikut dengan sepenuh hati.
    Poll yang 'janggal' berpotensi dihapus oleh Anandastoon.
    Sebab poll yang kamu isi mungkin akan bermanfaat bagi banyak orang. ๐Ÿค—

    Apakah nama hari sebelum hari Kamis?

    Mohon jawab pertanyaan keamanan ini. Jika jawaban benar, kamu langsung menuju pollnya.

    Senin
    Rabu
    Jumat
    Sabtu

    Atau, sedang tidak ingin mengisi poll?

     

    Wah, poll telah selesai. ๐Ÿค—

    Sebentar ya... poll kamu sedang di-submit.
    Pastikan internetmu terhubung agar dapat melihat hasilnya.

    Hasil poll ๐Ÿ‘‡

    Menunggu ~

    Ups, sepertinya fitur ini masih dikembangkan Anandastoon

    Di sini nantinya Anandastoon akan menebak rekomendasi artikel yang kamu inginkan ~

    Heihei maihei para pembaca...

    Selesai membaca artikel Anandastoon? Mari, saya coba sarankan artikel lainnya. ๐Ÿ”ฎ

     

    Ups, sepertinya fitur ini masih dikembangkan Anandastoon

    Di sini nantinya kamu bisa main game langsung di artikelnya.

    Permainan di Artikel

    Bermain dengan artikel yang baru saja kamu baca? ๐Ÿ˜ฑ Kek gimana tuh?
    Simpel kok, cuma cari kata dalam waktu yang ditentukan.

    Mempersiapkan game...

    Aturan Permainan

    1. Kamu akan diberikan sebuah kata.

    2. Kamu wajib mencari kata tersebut dalam artikel.

    3. Kata yang ditemukan harap diblok atau dipilih.
    Bisa dengan klik dua kali di laptop, atau di-tap dan tahan sampai kata terblok.

    4. Terus begitu sampai kuota habis. Biasanya jumlahnya 10 kuota.

    5. Kamu akan berhadapan dengan waktu yang terus berjalan.

    6. DILARANG Inspect Element, CTRL + F, atau find and replace. Juga DILARANG berpindah tab/windows.