Short Urban Legend #32: Butter Cookies

Butter Cookies

urban legend by : anandastoon

Hari ini adalah ulang tahunku, kulihat suamiku membawa bungkusan besar yang sudah kuduga itu adalah hadiah untukku. Bungkusan itu tampak mewah, merupakan anugrah bagi istri sepertiku untuk mendapatkan seorang suami yang kaya-raya.

Ia duduk di sampingku, tersenyum kepadaku. Kemudian ia bergerak ke sebuah laci dapur dan mengeluarkan kaleng butter cookies yang ia taruh kemarin untuk kami nikmati bersama malam ini.

Ia membukanya di tengah temaram lilin nan romantis, aku mengambil satu keping kue favoritku, dan dia mengambil satu kepingnya yang lain. Kami mulai memakannya sambil tersenyum dan bertukar pandang. Malam ini akan menjadi malam yang membahagiakan.

Tak lama, suamiku kemudian memegang perutnya, wajahnya tumbang ke meja makan. Racunnya kurasa bekerja dengan cepat, aku tidak sabar menjadi ahli warisnya.

Ada yang belum jelas? Mengapa tidak berkomentar? :)

Your email address will not be published. Required fields are marked *


  • Ingin me-request sesuatu untuk saya bahas/saya posting? Saya akan pertimbangkan saran pembaca semuanya. Saya membuka saran kalian di kategori jalan-jalan, atau masalah sosial, atau cerita horor. Pastikan tidak spam, promosi, atau request konten dewasa. Atau bisa juga request fitur blog atau bahkan komplain.

    Isi request kalian di sini:

    Surel Anda (wajib)

    Apa yang ingin Anda request, sebuah deskripsi singkat (wajib)

    Terima kasih. :)