Kota Hantu

Wisata horor bisa dari layar gadget masing-masing sekarang, dan tidak harus malam-malam, khususnya seperti saya yang “penakut” dan enggan ikut tur mistis. 😋

Waktu itu saya baca berita tentang Kampung Vietnam di Jakarta yang ternyata ada lho kawasan tak berpenghuni menyisakan reruntuhan rumah-rumah modern di tengah kota.

Dan bisa “dicelup” ke dalam mode Google Street View!

Saya berpikir, bagus juga kalau saya buat koleksi kota hantu yang bisa dijelajahi lewat Google Street View.

Sebenarnya istilah “Kota Hantu” lebih kepada kawasan mati yang sudah tidak lagi dihuni daripada satu daerah yang memang sudah ditinggalkan.

Apalagi mencari daerah-daerah itu tidak mudah, kebanyakannya memang tidak terjamah Google Street View.

Pada akhirnya saya hanya dapat lima buah (tadinya) namun berkurang jadi empat karena satu wilayah ternyata sudah dibongkar dan Google menghapus data Street Viewnya.

Tetapi jangan khawatir karena saya berhasil menambahkan bonus tiga lainnya, yang sama-sama menarik untuk kita cek.

Oh, sebelum kalian telusur lokasi-lokasi di bawah ini, jangan lupa untuk melihat tanggal pengambilan lain (jika ada) untuk melihat kondisi pada tahun-tahun sebelumnya.

kota hantu

Satu lagi, kebanyakan kota hantu di sini tidak benar-benar ditinggalkan sepenuhnya. Apalagi di kota-kota besar dan daerah industri seperti Jabodetabek atau Karawang.

Misalnya, perkampungan atau kompleks perumahan yang tadinya sepi dan minim penghuni, ternyata ada beberapa orang beli tanahnya atau memang bertahan di rumah tersebut.

Mungkin tingginya harga tanah telah meredam ketakutan mereka dengan “tetangga sekitar” yang tidak kasat mata.

Baiklah, selamat menikmati wisata horor digitalnya.


1. Perumahan Karawang Baru

kota hantu kota hantu

Dibangun oleh Tommy Soeharto pada tahun 1990-an untuk para pekerja industri Karawang sana.

Namun karena tragedi ekonomi dan sosial politik yang terjadi pada tahun 1998, proyek ini akhirnya mangkrak dan terbengkalai begitu saja.

Hanya saja, memang masih ada sebagian warga yang sudah memiliki rumah di sana dan memilih untuk bertahan.

Lokasi Google Maps


2. Aliran Lahar Sinabung

kota hantu

Lokasinya di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara.

Sepertinya satu kawasan ini dikosongkan sebagai langkah evakuasi dari letusan Gunung Sinabung tahun 2014 silam.

Kebetulan Google Street View pada saat itu menangkap lokasi yang begitu cerah, dengan pemandangan sang gunung yang telah menyulap sebuah desa menjadi tidak lagi berpenghuni.

Terlihat rumah-rumah yang sudah mulai rubuh di sepanjang Street View pada titik lokasi yang saya telah tentukan di bawah ini.

Lokasi Google Maps


3. Dusun Cigintung

kota hantu kota hantu

Majalengka, terutama di bagian selatannya, dikepung oleh lereng Gunung Ceremai dan perbukitan hasil pergerakan Sesar Baribis yang aktif, membuatnya rawan dengan bencana gerakan tanah.

Salah satunya adalah Dusun Cigintung di desa Cimuncang ini, yang terpaksa ditinggalkan pada tahun 2013 akibat tanah yang tiba-tiba bergerak pada malam hari.

Puluhan rumah rusak dan jalanan menjadi terbelah tanpa adanya gempa akibat tanah bergerak tersebut.

Nah, jika ingin menjelajah lewat Street View berikut, pastikan memilih tangkapan pada tahun 2021 karena tangkapan terbaru tahun 2025, reruntuhan sudah hampir tidak terlihat sebab tingginya alang-alang.

Lokasi Google Maps


4. Pondok Lembah Halimun

kota hantu

Dekat dengan pariwisata Situ Gunung dan Lembah Purba yang terkenal dengan jembatan gantungnya itu, ada sebuah perumahan swasta mewah berdesain ala Eropa yang ternyata sudah terbengkalai.

Alasan proyeknya mangkrak padahal hampir selesai dan sudah memiliki penghuni ini tidak pernah diketahui publik. Namun berdasarkan desas-desus, katanya masalah finansial.

Meski demikian, sebagian lahannya telah dimanfaatkan warga sekitar untuk bercocok-tanam.

Lokasi Google Maps


5. Kampung Vietnam Jakarta

Ini dia yang jadi inspirasi saya untuk buat artikel ini pada awalnya. Tetapi, saya kaget ternyata kawasannya sudah berubah jadi waduk baru. 😅

Bagus sih, hanya saja data (garis biru) di Street View-nya jadi ikut menghilang juga.

Sebelum

Sesudah


6. Perumahan Subsidi Maja

Daerah Maja yang dekat Rangkas Bitung itu terkenal dengan perumahan swasta yang membludak karena lokasinya yang dekat dengan stasiun KRL dan harga tanah yang masih sangat murah.

Saya ingat pada tahun 2018, saya dapat brosur perumahan menengah ke atas di daerah sana yang harganya masih ada yang Rp100 juta-an.

Tetapi, ada satu perumahan subsidi yang entah mengapa justru terbengkalai.

Hanya saja, beberapa warga pada akhirnya membeli rumah-rumah tersebut dan menyisakan sebagian kecil yang terbengkalai. Entah, padahal akses jalannya masih sangat buruk.

Lokasi Google Maps


7. JIEP Grand Bizhome

kota hantu

Lagi-lagi pemukiman elit pengembang swasta yang jadi sorotan di kawasan Industri daerah Pulogadung. Benar, Pulogadung yang di Jakarta Timur itu.

Tidak jelas juga bagaimana kawasan perumahan elit ini bisa terbengkalai. Padahal awalnya untuk para pekerja di daerah industri sana.

Belum lama ini, ternyata kawasan perumahan hantu ini sudah dibeli lagi oleh Wijaya Karya, perusahaan properti lain yang terkemuka.

Tetapi ada yang unik pada Street View di sini. Saat kita maju ke tengah perumahan, otomatis Google Street View akan menampilkan kondisi megah perumahan tersebut saat baru jadi.

Kenapa bisa demikian? Karena tangkapan Street View terbaru tidak lagi dapat memasuki ke tengah kompleks sebab akses yang sudah tertutup rerumputan.

Lokasi Google Maps


8. Perumahan Indah Permai Bulak Kapal

Terakhir, di daerah Bekasi saya menemukan satu blok kompleks dengan banyak sekali rumah yang terbengkalai.

Katanya rumah ini bekas kawasan industri yang telah gulung tikar, dan warganya pindah ke tempat lain.

Saya penasaran dengan warga sana yang masih bertahan tinggal di pemukiman yang kosong itu, apakah punya kisah menarik dari dunia alam sana untuk kita dengarkan?

Lokasi Google Maps


Terakhir

Sayangnya ada beberapa lagi “kota hantu” yang saya tidak bisa masukkan ke daftar ini karena tidak terjamah Google Street View sama sekali.

1. Bekas perkampungan lumpur Lapindo.

Hampir tidak ada bekas sama sekali saya cari-cari dengan Street View hingga hampir satu jam.

2. Dusun Tarikolot.

Kembali ke bencana tanah bergerak di Majalengka di daerah lainnya. Google Street View memang benar masuk sini, namun yang bikin saya gregetan justru hanya sampai “bibir” kawasannya saja setelah itu tidak jelas alasannya mengapa terpotong tidak diteruskan begitu saja.

3. Dusun Sumbulan.

Kawasan mati ini tidak benar-benar kosong, hanya banyak ditinggalkan saja. Daerahnya memang terpencil di Ponorogo dan saya bahkan tidak bisa lihat lewat mode satelitnya Google Maps, jangankan lewat Street View-nya.

Suka
Komentar
pos ke FB
pos ke X
🤗 Selesai! 🤗
Punya uneg-uneg atau saran artikel untuk Anandastoon?
Yuk isi formulir berikut. Gak sampe 5 menit kok ~

  • 0 Jejak Manis Ditinggalkan

    Minta Komentarnya Dong...

    Silakan tulis komentar kalian di sini, yang ada bintangnya wajib diisi ya...
    Dan jangan khawatir, email kalian tetap dirahasiakan. 😉

    Kembali
    Ke Atas