50 Status Facebook Saya Untuk Teman-Teman Saya

Sering merasa tidak nyaman terhadap apa yang terjadi di sekitar saya, kerap saya tuliskan dalam bentuk status Facebook. Dan sering pula status Facebook saya tersebut kemudian disalin kembali oleh teman-teman Facebook saya yang lain yang kebanyakan adalah teman jauh dan teman yang bahkan saya tidak kenal, dengan menghilangkan ‘signature’nya. Tapi …

Baca Selengkapnya

Diari #8: The Power of Hamba Allah

Setiap orang bangga dengan sebutan, “Anak Lurah.” Setiap orang merasa hebat dengan sebutan, “Anak Bupati.” Setiap orang dikagumi dengan sebutan, “Anak Presiden.” Setiap orang yang merasa punya penyokong yang agung dan ditakuti akan mendapat respon yang istimewa dari orang-orang yang mengenalnya. Sedangkan saya? Bukan anak siapa-siapa. Ayah kandung saya telah …

Baca Selengkapnya

Diari #7: Bulan-Bulan yang Bernyanyi

Bulan-bulan yang bernyanyi Di atas singgasana langit mereka menari Tak pikirkan gulita mereka payungi Menyingkap dosa yang tertutupi hari Bulan-bulan masih bernyanyi Tak tampak lelah mereka menari Sebuah keagungan nuansa dari Ilahi Mengungkap jawaban yang terselimuti bumi Tidak dengar kah suara bulan-bulan yang bernyanyi? Tidak lihat kah gerakan bulan-bulan yang …

Baca Selengkapnya

Diary #6: Popularitas Di Atas Koin

Dapatkah menghandle popularitas itu? Setiap orang senang mendapat pujian Setiap orang senang mendapat perhatian Setiap orang tak dapat mengelak hal yang demikian Bunga-bunga, jeritan fans, sorot kamera Setidaknya salah satunya dapat berbicara Hanya di jejaring sosial pun tak masalah, ini hal selera Berlarut-larut sanjungan orang tercurah Melayang di atas nirwana, …

Baca Selengkapnya

Diari #3: Negeri Utopia

Kita senang membully orang lain. Namun ketika baru disindir sedikit kita mengamuk bukan main. Apakah kelakuan seperti itu dapat membuat negara maju? Ingin menjadi orang kaya dan berbahagia. Tetapi sifatnya sama dengan sifat orang sengsara. Apakah kelakuan seperti itu dapat membuat negara maju? Sok pintar, sok tahu, sok suci, tanpa …

Baca Selengkapnya

Diari #2: Kok Gue Kok Elu?

Sebuah percakapan formal dilakukan, bertemu teman jauh dari seorang teman dekat. “Gua begini, elu gimana?” Perbincangan yang ia lakukan tiba-tiba menjadi intens, saya tersedak. Tanah Abang, pertama kalinya saya bersapa dengan dunia. Betawi asli, mereka menyematkan nama suku itu kepada saya. Berbagai bahasa, dialek, dan kesenian daerah yang kini telah …

Baca Selengkapnya


  • Ingin me-request sesuatu untuk saya bahas/saya posting? Saya akan pertimbangkan saran pembaca semuanya. Saya membuka saran kalian di kategori jalan-jalan, atau masalah sosial, atau cerita horor. Pastikan tidak spam, promosi, atau request konten dewasa. Atau bisa juga request fitur blog atau bahkan komplain.

    Isi request kalian di sini:

    Surel Anda (wajib)

    Apa yang ingin Anda request, sebuah deskripsi singkat (wajib)

    Terima kasih. :)